• Status Order
  • Tlp: 0812 1626 6092
  • SMS/WA: 0813 2657 4744
  • BBM : 2BB8DFEB
  • kiss_jogja@yahoo.com
Terpopuler:

Ragam Batik Yogyakarta Beserta Maknanya Part 3

10 November 2016 - Kategori Blog

Ragam Batik Yogyakarta Beserta Maknanya Part 3
Ragam Batik Yogyakarta Beserta Maknanya 3 – Setelah membahas beberapa makna dan motif Batik Yogyakarta di part 1 dan part 2, sekarang mari kita lanjut 2 motif batik Yogyakarta lagi disini yaitu batik motif gurda dan batik motif semen.

7. Batik Yogyakarta Motif Gurda (Garuda)

Batik Yogyakarta Motif Gurda (Garuda)

Batik Yogyakarta Motif Gurda (Garuda)

Batik Yogyakarta Motif Gurda atau Garuda umumnya dipadu dengan motif batik lainya seperti motif batik sawat yang dikenal dengan nama sawat gurdo. Motif Gurda lebih mudah dimengerti karena disamping bentuknya yang sederhana juga gambarnya sangat jelas karena tidak terlalu banyak variasinya. Motif gurda ini terdiri dari dua buah sayap (lar) dan ditengah-tengahnya terdapat badan dan ekor.

Kata gurda berasal dari kata Garuda, yaitu nama seekor burung mitologis, setengah manusia setengah burung yang menurut pandangan orang dulu dalam agama Hindu dan Buddha, ia merupakan tunggangan Dewa Wisnu yang sering disebut sebagai Sang Surya yang berarti Matahari atau dewa matahari yang kemudian Garuda juga dijadikan sebagai lambang matahari. Makna lainnya Garuda juga dianggap sebagai lambang kejantanan. Dasar pemikirannya adalah, karena Garuda sebagai lambang matahari, maka Garuda dipandang sebagai sumber kehidupan yang utama, sekaligus ia merupakan lambang kejantanan dan diharapkan agar selalu menerangi kehidupan umat manusia di dunia. Hal inilah kiranya mengapa masyarakat Yogyakarta mewujudkan burung mitologis ini kedalam kain batik Yogyakarta motif Gurda.

8. Batik Yogyakarta Motif Semen

Batik Yogyakarta Motif Semen Sido Mukti

Batik Yogyakarta Motif Semen Sido Mukti

Batik Yogyakarta Motif Semen Sido Asih

Batik Yogyakarta Motif Semen Sido Asih

Batik Yogyakarta Motif Semen dimaknai sebagai penggambaran dari sebuah “kehidupan yang bersemi” yaitu suatu kehidupan yang menggambarkan kemakmuran dan perkembangan yang kearah lebih baik dalam konteks positif. Ornamen pokok pada motif-motif semen memiliki beberapa jenis yaitu:

– Pertama ornamen yang berkaitan dengan daratan seperti tumbuh-tumbuhan atau hewan yang berkaki empat.

– Kedua ornamen yang berkaitan dengan udara seperti burung garuda, dan awan mega mendung.

– Dan yang ketiga adalah ornamen yang berkaitan dengan lautan atau air, seperti hewan ikan, ular, dan katak. Jenis ornamen tersebut kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan pemahaman Triloka atau Tribawono. Pemahaman tersebut merupakan suatu ajaran tentang adanya 3 dunia, yaitu; dunia langit yang ditempati para dewa dan yang suci, selanjutnya dunia tengah yang merupakan tempat tinggal manusia menjalani kehidupan, serta dunia bawah yang merupakan tempat para manusia yang memilih jalan hidup yang dipenuhi angkara murka.

Selain makna tersebut kain batik Yogyakarta motif semen Rama (jawa: Semen Romo) sendiri seringkali dikaitkan dengan cerita rakyat Ramayana yang sarat dengan ajaran Hindu yaitu Hastha Brata atau ajaran keutamaan melalui delapan jalan. Ajaran tersebut merupakan wejangan atau nasehat utama dari Romowijoyo kepada Wibisono ketika dinobatkan menjadi raja Alengka diraja. Kesimpulannya yaitu bahwa motif “Semen Romo” mengandung sebuah ajaran mengenai sifat-sifat utama yang seharusnya dimiliki oleh seorang raja atau pemimpin rakyat.

Untuk sementara 8 motif batik itu dulu yang bisa kami terangkan walaupun masih banyak motif batik Yogyakarta yang belum bisa kami sebutkan semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita tentang dunia per-batik-an ya.

sumber:
http://www.winotosastro.com/batik/batikyogya.html
http://batik-tulis.com/blog/batik-yogyakarta

, , , , , , , , ,